Nov 212018

Genset Besar Berbahan Bakar Solar dan Bensin

Genset Besar Berbahan Bakar Solar dan Bensin

Mirip seperti mesin kendaraan, mobil utamanya, mesin genset pun bisa dibagi berdasarkan tipe bahan bakarnya. Ada bahan bakar bensin, ada pula bahan bakar solar, yang sebenarnya bernama “diesel”; solar merupakan nama merek yang kemudian populer di Indonesia. Jual genset besar dan kecil pun banyak dijadikan sebagai ladang bisinis. Sekilas kita coba kenali dulu perbedaan kedua bahan bakar ini.

Secara kimia bensin (bahasa Inggris: gasoline) memiliki rantai karbon yang lebih pendek dibandingkan dengan solar (bahasa Inggris: diesel). Akibatnya titik didih bensin lebih rendah dibandingkan dengan titik didih solar. Perbedaan titik didih ini kemudian membuat sedikit perbedaan juga pada proses pembakaran bahan bakar di mesin.

Bagaimana perbedaan pembakaran bensin dan diesel di mesin? Anda dapat berkonsultasi dengan penjual mesin genset besar dan kecil untuk hal tersebut. Namun, secara teori, keduanya sebenarnya sama saja, yaitu berdasarkan asas pembakaran internal (internal combustion engine). Pembakaran ini menyebabkan naik turunnya piston (seperti pompa) yang bergerak naik turun lalu secara mekanis dikonversi menjadi gerakan berputar. Pada mobil, untuk memutarkan roda. Pada genset, memutarkan generator listrik. Pembakaran bensin di mesin terjadi terlebih dahulu dengan pencampuran udara dan bensin, yang dikompres piston, dan lalu dinyalakan dengan percikan listrik busi. Sedangkan pembakaran diesel di mesin terjadi dengan pengompresan udara terlebih dahulu, baru dimasukkan diesel, dan terjadi pembakaran akibat panas dari kompresor udara.

Dalam penggunaan kedua tipe mesin ini di genset, genset bensin digunakan untuk genset mini atau genset portable. Sementara genset diesel digunakan untuk genset tipe besar. Tidak seperti genset bensin, genset diesel bisa menghasilkan energi yang lebih besar. Itu sebabnya genset ini lebih sering dipakai untuk menghasilkan sumber listrik yang lebih kuat dengan waktu operasi yang lebih lama.

Karena mekanisme pembakarannya, genset bensin membutuhkan busi. Hal ini menjadikan proses perawatan genset ini lebih sulit dibandingkan dengan genset diesel, padahal ukurannya lebih kecil. Itu sebabnya genset diesel menjadi primadona. Selain perawatannya lebih mudah, pembakaran diesel lebih efektif dibandingkan genset bensin. Kekurangan genset diesel dulu adalah genset ini lebih berisik. Namun seiring berkembangnya teknologi peredam suara, genset diesel menjadi pilihan terbaik untuk kebutuhan sumber daya listrik yang lebih besar dan lebih tahan lama. Kini Anda dapat lebih mudah menjumpai pihak yang menjual mesin genset besar dan kecil.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *